8 Cara Muslimah Memperjuangkan Cinta

Cara Muslimah Memperjuangkan Cinta

Apakah cinta muslimah butuh diperjuangkan?

Jawabannya ya, tentu saja sayang. Karena cinta membutuhkan aksi bukan hanya imajinasi, karena cinta membutuhkan bukti bukan sebatas ilusi, karena cinta harus berusaha mendapatkan, tak cukup sekadar berangan–angan. Lalu, bagaimana cara seorang muslimah memperjuangkan cintanya?

Yuk simak 8 Cara Muslimah Memperjuangkan Cinta:

1. Libatkan Allah dalam Perjuangan Cintamu

Caranya? Luruskan niat bahwa cinta yang ingin kamu perjuangkan memang karena Allah. Bukan karena nafsu atau keinginan semata. Ada cita-cita terbesar yang ingin kamu wujudkan seandainya cinta itu bisa kamu dapatkan. Dan apabila cinta itu tidak mampu kamu dapatkan maka hatimu takkan terlalu nelangsa karena ada Allah yang senantiasa menguatkan.

2. Memperbaiki dan berusaha Memantaskan Diri

Cara mencintai terbaik adalah dengan terus memperbaiki dan terus berusaha memantaskan diri sendiri dengan niat utama karena Allah. Dan dalam usaha memperjuangkan cinta memperbaiki dan memantaskan diri adalah hal yang sangat perlu dilakukan agar kamu pantas untuk dia yang kamu perjuangkan. Semangat, muslimah!

3. Menjaga Kehormatan, Terus Bersabar

Dalam memperjuangkan cinta menjaga kehormatan tetap harus menjadi yang utama, muslimah. Jangan memandang secara berlebihan, jangan kagum melampau batas, jangan terlampau sering kepoin akun berandanya. Tetaplah terjaga, terus bersabar. Karena menjaga kehormatan dengan terus bersabar adalah salah satu bentuk perjuangan yang sangat ma syaa Allah, muslimah.

4. Jangan Berlebihan

Berjuanglah sewajarnya. Tidak layak untukmu mengiriminya surat diam-diam. Tidak pantas untukmu pura-pura salah mengirim pesan hanya karena ingin cari perhatian. Tak perlu modus berkomentar pada setiap postingan, berjuanglah dengan benar, muslimah!

5. Jangan Terjerumus Zina

Dalam memperjuangkan cinta, hal yang paling harus dihindari adalah terjerumus ke lembah zina. Baik itu zina hati, zina pikiran, maupun zina perbuatan. Semua jenis zina tersebut adalah dosa, maka berusahalah untuk tak terjerumus ke arahnya, muslimah

6. Beristikharah

Beristikharah juga merupakan salah satu perjuangan yang bisa dilakukan untuk mendapatkan cinta. Karena dengan beristikharah hatimu akan lebih mantap untuk memutuskan. Sebab hanya Allah yang lebih paham apa yang terbaik untukmu. Mungkin menurut kamu dia sangat layak diperjuangkan, namun bagi Allah ada seseorang lain yang jauh lebih baik diperjuangkan. Maka beristikharahlah, minta petunjuk kepada-Nya agar diberi kemantapan hati mengambil langkah untuk melanjutkan perjuanganmu muslimah!

7. Berani untuk menyatakan

Tidak ada yang salah perihal muslimah menyatakan cinta. Ingatlah kisah ibunda khadijah yang melamar rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Namun, tentu saja menyatakan cinta harus dengan cara cara yang dibenarkan Allah. Bukan pengungkapan langsung, namun lakukanlah melalui perantara yang kamu percaya dan mempunyai pengetahuan tentangnya. Misalnya ustazah yang kamu kenal, murabbi kamu, boleh juga sahabat terdekatmu, muslimah

8. Ikhlaskan

Tidak selamanya pernyataan cinta akan membawa hasil yang kamu inginkan. Risiko ditolak itu pasti ada, kamu harus siap menerimanya. Apa resep terbaik untuk menerima? Ikhlaskanlah.

Lalu, apa itu berarti perjuanganmu berakhir sia-sia?

Tentu saja tidak. Karena pada setiap usaha yang kamu lakukan, selama niatnya karena Allah maka tak ada yang sia sia. Jangan dulu patah, karena selalu ada hikmah dibalik sebuah penolakan. Tetap semangat, karena mengikhlaskan adalah sebuah perjuangan.

Itulah delapan cara untuk memperjuangkan cinta bagimu muslimah. Semoga bermanfaat dan perjuangan cintamu membawa hasil seperti yang diharap.

Sebagai penutup, izinkan saya mengakhiri tulisan ini dengan sebuah quotes:
‘dear muslimah, berjuang untuk cinta adalah sesuatu yang wajar untuk dilakukan. Namun lakukanlah dengan cara cara yang diridhai Allah, dibenarkan Rasulullah. Jika perjuangan cintamu berakhir indah, maka berbahagialah. Jika perjuangan cintamu berakhir penolakan, maka ikhlaskanlah, tetap semangat muslimah’.

 

-------
Penulis
 
Nova Mulyasari Jaihas
Pengurus Pusat Sahabat Hijrah Muslimah